TERNATE, INTRAS.NEWS — Universitas Khairun (Unkhair) Ternate terpilih menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS XIX) BEM Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan. Persiapan pelaksanaan agenda nasional tersebut terus dimatangkan oleh panitia pelaksana di Kota Ternate, Maluku Utara.
RAKERNAS XIX BEM Seluruh Indonesia mengusung tema “Rapatkan Barisan, Kokohkan Solidaritas, Menjawab Problem dengan Gerakan BEM SI Kerakyatan.”
Pelaksanaan RAKERNAS di Ternate diharapkan tidak hanya menjadi agenda administratif dan rutinitas organisasi, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi mahasiswa dari berbagai daerah untuk membaca berbagai persoalan yang tengah dihadapi masyarakat.
Ketua Panitia Pelaksana menegaskan, forum nasional tersebut harus mampu menjadi ruang untuk memperkuat solidaritas sekaligus merumuskan arah gerakan mahasiswa yang memiliki keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat.
“Rakernas ini bukan sekadar forum berkumpul dan menjalankan agenda organisasi. Ini adalah ruang konsolidasi nasional untuk memperkuat solidaritas, membaca persoalan rakyat secara kritis, dan merumuskan gerakan mahasiswa yang memiliki keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat,” tegas Ketua Panitia Pelaksana.
Menurutnya, berbagai persoalan sosial, ekonomi, pendidikan, lingkungan, agraria hingga pembangunan di daerah membutuhkan perhatian serius dari gerakan mahasiswa.
Karena itu, BEM Seluruh Indonesia dinilai perlu membangun komunikasi dan konsolidasi yang lebih kuat agar suara mahasiswa tidak berhenti pada ruang diskusi, tetapi dapat diterjemahkan menjadi gagasan dan kerja-kerja gerakan yang relevan dengan kondisi masyarakat.
“Kita tidak ingin mahasiswa hanya menjadi penonton terhadap berbagai problem yang terjadi di tengah masyarakat. Mahasiswa harus mampu mengambil posisi sebagai bagian dari masyarakat yang ikut membaca persoalan, mengawal kebijakan publik, dan menyuarakan kepentingan rakyat secara kritis dan bertanggung jawab,” lanjutnya.
Persiapan RAKERNAS Terus Dimatangkan
Panitia pelaksana terus mematangkan berbagai persiapan teknis untuk memastikan seluruh rangkaian RAKERNAS XIX BEM Seluruh Indonesia dapat berjalan dengan tertib.
Persiapan tersebut meliputi koordinasi antarpanitia, kesiapan tempat, akomodasi, transportasi, penyambutan delegasi hingga agenda persidangan.
Koordinasi dengan berbagai pihak juga terus diperkuat untuk mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan nasional tersebut.
Ternate dipilih sebagai ruang pertemuan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran delegasi dari berbagai wilayah diharapkan dapat mempertemukan beragam perspektif mengenai persoalan bangsa sekaligus menghadirkan perspektif daerah dalam agenda gerakan mahasiswa nasional.
“Kami ingin Ternate menjadi ruang bertemunya gagasan-gagasan mahasiswa dari berbagai penjuru Indonesia. Dari Ternate, kita rapatkan barisan, kita kokohkan solidaritas, dan kita buktikan bahwa gerakan mahasiswa masih memiliki tanggung jawab sosial untuk bersama-sama menjawab problem kerakyatan,” ujar Ketua Panitia.
Dari Ternate untuk Gerakan Mahasiswa
Panitia Pelaksana mengajak seluruh delegasi BEM Seluruh Indonesia untuk mempersiapkan diri secara serius dan menjadikan RAKERNAS XIX sebagai ruang pertukaran gagasan, konsolidasi, serta penyusunan agenda kerja organisasi yang responsif terhadap persoalan masyarakat.
RAKERNAS diharapkan tidak berhenti pada forum pembahasan dan pengambilan keputusan organisasi, tetapi menghasilkan arah kerja yang jelas dan dapat diterjemahkan dalam agenda gerakan mahasiswa.
“Rakernas ini harus menghasilkan arah kerja yang jelas. Solidaritas tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus diwujudkan dalam kerja-kerja nyata yang terukur dan berpihak pada kepentingan rakyat,” tutupnya.
Dengan Ternate sebagai tuan rumah, RAKERNAS XIX BEM Seluruh Indonesia menjadi momentum pertemuan mahasiswa dari berbagai penjuru Indonesia sekaligus membawa isu-isu daerah ke dalam ruang konsolidasi gerakan mahasiswa nasional.




















